Pemeriksaan Laboratorium Medis Cordlife

Penting untuk Diketahui:
Interpretasi terhadap hasil pemeriksaan laboratorium sebaiknya dilakukan oleh dokter dengan mempertimbangkan data klinis dan riwayat kesehatan masing-masing orang.
Panel Hepatitis B
Kategori Pemeriksaan

Penting untuk Diketahui:

Interpretasi terhadap hasil pemeriksaan laboratorium sebaiknya dilakukan oleh dokter dengan mempertimbangkan data klinis dan riwayat kesehatan masing-masing orang.

 

Deskripsi:
Hepatitis adalah peradangan pada liver, organ yang berperan penting dalam metabolisme nutrisi, memerangi infeksi dan menyaring darah.
Hepatitis B adalah peradangan pada liver akibat infeksi virus Hepatitis B. Penyakit ini dapat dicegah melalui vaksin. Beberapa jalur penularan, di antaranya:

  • Berbagi jarum suntik
  • Membuat tato atau tindik tidak dengan jarum sekali pakai
  • Berbagi gunting kuku, sikat gigi, alat cukur dengan orang yang terinfeksi
  • Kontak dengan darah orang yang terinfeksi
  • Berhubungan seksual dengan orang yang terinfeksi

Gejala yang terjadi antara lain kulit atau mata terlihat kuning, nyeri perut, mual, muntah, dan demam. Pada sebagian kecil orang, hepatitis B dapat berlanjut menjadi penyakit menahun / kronik, hal ini tergantung dari usia saat ia terinfeksi. Sekitar 90% bayi yang terinfeksi saat lahir akan mengalami infeksi kronik, sementara 2 – 6 % orang yang mengalami Hepatitis B saat usia dewasa akan belanjut menjadi infeksi kronik. 

 

Manfaat Pemeriksaan:
Pemeriksaan antibodi Hepatitis B biasanya tersedia dalam bentuk panel (beberapa jenis antibodi dalam 1 kali pemeriksaan) yang terdiri dari:

  • Antigen permukaan Hepatitis B (HBsAg): akan terdeteksi pada orang dengan infeksi Hepatitis B aktif, baik infeksi baru maupun infeksi lampau
  • Antibodi terhadap HBsAg (Anti-HBs): akan terdeteksi pada orang yang pernah mengalami infeksi Hepatitis B di masa lampau atau pernah menerima vaksin Hepatitis B
  • Antigen Hepatitis B tipe e (HBeAg): akan terdeteksi pada orang dengan infeksi Hepatitis B kronik. Orang dengan antigen ini berpeluang untuk menularkan infeksi kepada orang lain.
  • Antibodi terhadap HBeAg (Anti-HBe): akan terdeteksi pada orang dengan infeksi Hepatitis B kronik, menandakan perubahan dari fase aktif menjadi fase carrier / pembawa yang inaktif.
  • Antibodi terhadap antigen inti hepatitis B (Anti-HBc) :  akan terdeteksi pada orang yang mengalami infeksi Hepatitis B alamiah, baik yang baru maupun lampau. 

 

Jenis Sampel:
Darah

 

Persiapan Pasien:
Tidak ada persiapan khusus

 

Sumber:

  1.  Medlineplus.gov
  2. Cdc.gov